Tinggal reremah remeh saja sisa waktu kita. Potongan renik macam kuman
tak jelas.
Kau tahu kalau aku tahu kamu tahu itu
Tak putus kata kita jahit demi titian ringkih
buat langkah tertatih. Hitam biru sudah darah beku
Kau tahu kalau aku tahu kamu tahu itu
Siapa nyana yang kita pikir cinta ternyata kotak Pandora
Tutup emasnya kita puja saja
Tapi jangan sekalikali terbuka
Biar itu kotak jongkok di pojok
Kau tahu kalau aku tahu kamu tahu itu
Ranjang ini disaput nafsu
Liar kita bergelut diatasnya
Tak satu
dari kita
sudi
sumarah
Kau tahu kalau aku tahu kamu tahu itu
Menangislah. Mengapa tidak?
Teriak sajalah. Mengapa tidak?
Toh tinggal satu kaki lagi ke neraka. Mengapa tidak?
Kau tahu kalau aku tahu kamu tahu itu
Satu dansa sudah,
habis itu mari kita punah
Kau tahu kalau aku tahu kita ‘kan sampai di situ.
Cibubur,
02062010